Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Beli Motor Harus Kredit Tidak Boleh Cash /Tunai Kenapa?

Otomade.com - Halo brosis jumpa lagi dengan saya, kali ini saya akan sedikit bercerita tentang kasus viral yang katanya gak boleh beli motor secara cash/tunai tapi harus beli secara kredit.



Kebetulan saya juga pernah punya pengalaman seperti itu dimana waktu datang ke diler katanya tidak boleh bayar tunai harus dengan cara kredit baru bisa beli/ambil motornya.

Pengalaman ini sudah lama yakni sekitar tahun 2006 silam, ketika itu saya mau beli Yamaha Jupiter Z yg memang sedang laku keras saat itu dan saya maunya beli yang warna hitam tapi berhubung gak ready, jika beli indent lama dan akhirnya saya pun ambil yang ready saja yakni warna merah putih.

Nah meski stok ready tetep gak boleh bayar tunai harus kredit minimal dengan jangka waktu setahun dan setelah 6 kali bayar cicilan atau 6 bulan maka bisa dilunasi supaya tidak kena pinalti. Nah seperti itulah kejadiannya dulu.

Beberapa waktu lalu ada juga kisah yang hampir sama dimana orang mau beli PCX tapi gak boleh bayar cash katanya harus kredit. Ada juga lagi video yang sejenis di Tiktok dimana mau beli Nmax tapi gak boleh cash tapi harus kredit.

Sebenarnya itu aturan dari mana kok melarang pembeli membayar dengan cara tunai? Sebenarnya itu aturan yang tidak sah, itu bukan aturan dari diler. Lalu siapa yang membuat aturan itu? Menurut opini saya hal ini sejatinya merupakan permainan dari sales saja.

Nah jika sales mengatakan tidak bisa beli dengan cara bayar tunai maka apa yang seharusnya dilakukan? nah jika sudah berada di diler maka alangkah baiknya tanyakan langsung kepada manager store atau kepada diler setempat, apakah benar membeli sepeda motor ditempat itu tidak bisa secara tunai.

Seharusnya jawaban manager diler adalah itu tidak benar, konsumen bisa membeli dengan cara cash atau kredit. Nah ini artinya Diler memang tidak ada main dengan sales yang bilang tidak boleh beli secara tunai. Nah jika jawaban manager sama, yakni memang tidak bisa beli secara tunai maka bisa dikatakan managernya nakal juga dan mungkin kerjasama dengan salesnya.

Lalu kenapa sales suka bilang tidak boleh atau tidak bisa membeli dengan cara tunai dengan berbagai macam alasan, inden lama, sudah ada banyak yang antre untuk kredit, unit tidak tersedia dan lain-lain. Nah jawabannya adalah duit. Jika sales jual motor dengan cara tunai maka sales akan dapat sedikit komisi dari diler mungkin sekitar Rp50.000-Rp100.000 per unit tergantung jenis/tipe motor.

Nah sedangkan jika bisa menjual dengan cara kredit maka sales akan mendapat komisi dari diler dan juga perusahaan pembiayaan. Biasanya kalau kredit itu konsumen akan dibiayai oleh finance untuk membayar motor yang akan di beli ke diler. Jadi diler tetap mendapat uang tunai sesuai dengan harga motor yang di beli oleh konsumen.

Lalu apa hubungannya dengan sales? nah jika sales mampu membawa konsumen/nasabah ke finance untuk kredit motor, maka sales sudah pasti akan mendapat komisi yang lebih besar dari komisi yang didapat dari diler, nilainya bisa Rp100.000-Rp500.000,- per unit (ini hanya prediksi saya, karena nilainya sudah pasti gede).

Nah oleh sebab itu sales lebih suka menjual dengan cara kredit karena untuk mengejar komisi tadi. Nah diler sebenarnya tidak dapat apa-apa, jadi saleslah yang paling untung kalau dapat jual dengan cara kredit. Biasanya motor yang dilarang beli secara tunai adalah motor yang sedang laku-lakunya dipasar.

Sebenarnya jika ada kasus seperti ini, jika ada sales nakal, sebenarnya bisa dilaporkan ke manager diler, dan jika tidak ada respon maka bisa dilaporkan ke diler pusat melalui kontak customer service, pasti akan ditindak lanjuti, karena perusahaan / ATPM/ diler tidak pernah membuat aturan melarang membeli dengan cara tunai.

Nah itulah penjelasan singkat saya tentang larangan membeli sepeda motor secara tunai, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Posting Komentar untuk "Beli Motor Harus Kredit Tidak Boleh Cash /Tunai Kenapa?"